Artikel ini kutulis pada saat tak seorangpun mengawasiku di dalam ruangan. Di ruangan ini aku sedang bekerja, inilah pengalaman pertama bekerja sebagai teknisi, walaupun masih training.
Soal software dan sebagainya aku memang percaya diri, tapi untuk hardware dan jaringan……, aku benar-benar tuna netra. Di PIKTI-ITS pun materi hardware dan jaringan belum ada.
Tugas yang diberikan padaku adalah membantu teknisi yang ada yang sebenarnya adalah pamanku yang mengajakku ikut coba-coba kerja untuk memasang LAN. Karena masih training, tugas yang diberikan cuma memasang modulator ke kabel. Awalnya kukura mudah karena cuma mencocokan warna pada modulator.
Tapi ternyata………! Aku menghabiskan 8 buah modulator sia-sia karena sulit sekali mengepaskan kabel kecil-kecil yang kaku yang jumlahnya banyak untuk dimasukan dalam modulator. Hampir sejam kuhabiskan agar aku dapat memasang dengan benar.
Kesulitan masih berlanjut. Kali ini giliran setting LAN pada komputer. Apa itu Ip Address dan default Gateway membuat kepalaku pusing.
Jadi aku meminta tolong bagi siapapun yang membaca postingan ini dan mengerti tentang jaringan bisa mengirimkan tutorial padaku ke lucky_loser@ymail.com
Terima kasih
Oktober 8, 2008 pukul 6:53 pm
hehe tenang ae mas, klo masalah ‘ngerimping’ (klo di jurusanku ngomongnya gtu hehe..) emang butuh ketelitian, coz kalo menceng dikit masangnya or motongnya gak rapi n gak sama panjang kadang2 bs gak nyambung..
selain itu alat2 yg dipake emang harus bener/bagus (tang,rj45,kabel,dll), coz klo kualitas yang jelek susah benernya…
Oktober 10, 2008 pukul 10:51 am
saia berharap belajar sendiri masalah jaringan mas.. kalo cuma mengharapkan dikirim lama banget, ingat internet gudangnya ilmu lho…
Oktober 10, 2008 pukul 2:28 pm
weh.. sampean di PIKTI juga toh…
Oktober 11, 2008 pukul 10:04 pm
Hahaha…. aku dulu waktu pertama kali ngramping malah kabelnya aku kupas dulu, parah deh
Salam kenal juga kawan….
Oktober 13, 2008 pukul 8:40 am
Oktober 13, 2008 pukul 11:12 am
ansis : oh…namanya ngerimping
gajah psing : ok lah
arul : klo sampeyan?
rial : wah lebih parah dari saya donk
subpokjepang : saran saya terima